Amerika Menawarkan Informasi Kepada Hamas

Amerika Menawarkan Informasi Kepada Hamas

Amerika Menawarkan Informasi Kepada Hamas – Amerika Serikat dilaporkan menawarkan akan memberikan “informasi intelijen sensitif” kepada Israel soal keberadaan para pemimpin senior Hamas. Hal itu disebut ditawarkan Presiden Joe Biden jika Perdana Menteri Benjamin Netanyahu sepakat menunda invasi daratnya ke Rafah Jalur Gaza Palestina. Mengutip empat sumber anonim, The Washington Post melaporkan AS telah “menawarkan bantuan berharga kepada Israel” jika mereka menolak menunda serangan ke Rafah, termasuk informasi intelijen sensitif untuk membantu militer Israel melacak lokasi para pentolan Hamas. AS juga disebut bakal memberikan informasi soal lokasi terowongan tersembunyi Hamas di Gaza kepada Israel jika manut pada permintaan Negeri Paman Sam tersebut.

Mengutip empat sumber anonim, The Washington Post melaporkan AS telah “menawarkan bantuan berharga kepada Israel” jika mereka menolak menunda serangan ke Rafah, termasuk informasi intelijen sensitif untuk membantu militer Israel melacak lokasi para pentolan Hamas. AS juga disebut bakal memberikan informasi soal lokasi terowongan tersembunyi Hamas di Gaza kepada Israel jika manut pada permintaan Negeri Paman Sam tersebut.

Dikutip The Times of Israel, seorang pejabat senior pemerintahan Netanyahu mengklaim bahwa Tel Aviv juga sudah memberi jaminan bahwa militer tak akan memasuki Rafah sebelum mengevakuasi sedikitnya 800 ribu warga Palestina dari wilayah itu. Sementara itu, juru bicara Dewan Keamanan Nasional Gedung Putih, John Kirby, mengatakan pada Kamis pekan ini bahwa AS memang telah memberikan informasi intelijen kepada Israel. Tapi, tidak jelas apakah informasi yang diberikan itu sama dengan yang dimaksud The Washington Post atau tidak. “Sebenarnya kami juga bisa membantu mereka menargetkan para pemimpin, termasuk [pemimpin Hamas Yahya] Sinwar, yang sejujurnya kami lakukan terhadap Israel secara berkelanjutan,” katanya.

Israel Sobek Piagam PBB saat Pidato

Sambil berapi-api, Erdan bahkan membawa mesin penghancur kertas ke atas podium sambil menghancurkan dua halaman kertas yang disebutnya merupakan Piagam PBB “Saya ingin dunia menyaksikan tindakan amoral ini (voting). agar kalian semua juga berkaca bahwa (voting) ini, tindakan Anda semua, telah menghancurkan Piagam PBB. Kalian memalukan,” kata Erdan di depan podium sambil menghancurkan kertas bertuliskan ‘Piagam PBB’ yang ia pegang. Menurut Erdan, memberikan izin menggelar pemilu kepada Palestina sama saja “memberikan hak istimewa kepada negara teroris Hamas di masa depan.”

“Seorang teroris yang tujuannya adalah genosida Yahudi akan menjadi togel singapore pemimpin Palestina di masa depan,” kata Erdan sambil mengangkat foto Sinwar di podium pidato. Sebanyak 143 negara mendukung Palestina dalam pemungutan suara yang digelar Majelis Umum PBB untuk menentukan keanggotaan Palestina. Sementara sembilan negara, termasuk Amerika Serikat dan Israel menolak, dan 25 lainnya abstain. “Dunia bersama rakyat Palestina,” kata Presiden Palestina Mahmoud Abbas menyambut hasil pemungutan suara tersebut.

Kutuk AS-Israel soal Agresi di Palestina

Hind Rajab sempat meminta pertolongan lewat telepon, tapi ditemukan sudah tewas terbunuh bersama keluarganya di dalam mobil di Jalur Gaza. Kisah tragis yang menimpa Hind Rajab dan keluarganya itu yang juga menginspirasi mahasiswa Universitas Columbia, Amerika Serikat, untuk mengubah nama salah satu gedung menjadi Hind Hall sebagai sebuah penghormatan. Selain itu, Macklemore mengumumkan situs depo 5 ribu bahwa seluruh keuntungan dari lagu Hind’s Hall miliknya akan diberikan kepada Badan PBB untuk Pengungsi Palestina (UNRWA). “HIND’S HALL. Setelah rilis di layanan streaming, semua penghasilan akan diberikan kepada UNRWA,” kata Macklemore lewat akun Instagram pribadinya. Karya terbarunya ini dirilis saat Rafah, yang berada di Jalur Gaza, diserbu oleh Israel. Rafah menjadi tempat pengungsian terakhir warga Palestina yang kini sebagian wilayahnya disebut telah diduduki oleh Pasukan Pertahanan Israel (IDF). Macklemore bahkan menyebut soal serangan ke Rafah dalam salah satu bait lagu Hind’s Hall. “Pushing everyone into Rafah and dropping bombs,” demikian bait lagu tersebut yang berarti Israel mendesak warga Palestina mengungsi ke Rafah, namun kini wilayah tersebut juga dijatuhi bom. Macklemore menyinggung banyak hal soal serangan Israel ke Palestina dan kondisi dunia dalam Hind’s Hall. Mulai dari keresahannya industri musik bungkam terhadap isu Palestina; menyebut soal “perang” dua musisi besar hip hop yang sedang berlangsung, yaitu Drake dan Kendrick Lamar; hingga Amerika Serikat yang melarang TikTok karena banyaknya konten soal pro-Palestina.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *