50 Negara Kutuk Serangan Iran ke Israel

50 Negara Kutuk Serangan Iran terhadap Israel

50 Negara Kutuk Serangan Iran ke Israel – Hampir 50 negara slot spaceman pada Rabu (17/4) malam mengeluarkan pengakuan yang mengutuk serangan rudal dan drone Iran terhadap Israel. Meminta pihak-pihak di kawasan untuk mengusahakan menghambat keadaan meruncing. Dan berjanji akan bekerja serupa secara diplomatis dalam upaya menyelesaikan ketegangan di Timur Tengah.

Pernyataan itu disampaikan para perwakilan selalu untuk PBB dari Albania, Argentina, Australia, Austria, Belgia, Inggris, Bulgaria, Kanada, Kroasia, Siprus, Republik Ceko, Denmark, Ekuador, Estonia, Finlandia, Prancis, Jerman, Yunani, Hongaria, Islandia, Irlandia, Israel, Italia, Jepang, Latvia, Liechtenstein, Lithuania, Luksemburg, Malta, Moldova, Monako, Montenegro, Belanda, Selandia Baru, Norwegia, Mikronesia, Palau, Papua Nugini, Polandia, Portugal, Korea Selatan, Romania, Slovakia, Slovenia, Spanyol, Swedia, Ukraina dan AS.

“Kami mencatat bahwa serangan Iran yang meningkat merupakan pola teranyar dari tindakan beresiko dan mendestabilisasi oleh Iran dan mitra-mitra militannya. Yang menimbulkan ancaman besar bagi perdamaian dan keamanan internasional.” Kata pengakuan itu.

Israel akan memastikan sendiri bagaimana caranya menanggapi serangan Iran pada akhir lalu, kata PM Benjamin Netanyahu. Kendati negara-negara Barat meminta pengendalian diri untuk menghindari perang besar-besaran di Timur Tengah.

AS, Uni Eropa dan group tujuh negara industri maju G7 menginformasikan rencana untuk memperketat sanksi terhadap Iran. Suatu langkah yang di tujukan untuk menunjang Israel dan pada pas seiring membujuknya untuk mengekang niatnya melakukan pembalasan terhadap Teheran.

Hampir 50 Negara Kutuk Serangan Iran terhadap Israel, Serukan Deeskalasi

Netanyahu bersua dengan Menteri Luar Negeri Inggris David Cameron dan Menteri Luar Negeri Jerman Annalena Baerbock. Kedua pejabat itu mengunjungi Israel sebagai anggota dari upaya Barat untuk menghambat konfrontasi Israel-Iran meningkat lebih jauh. Tak sekedar perang Israel melawan militan Hamas di Gaza yang kini memasuki bulan ketujuh.

Kantor Netanyahu menyebutkan ia berterima kasih kepada Cameron dan Baerbock atas dukungan mereka. Sambil menyebutkan kepada mereka, “Saya menghendaki menyebutkan – kita akan mengambil ketentuan sendiri, dan Negara Israel akan berbuat apa pun yang di perlukan untuk mempertahankan diri.”

Baca Juga: AS akan Berikan Sanksi Baru Terhadap Iran

Sebelumnya, Cameron menyebutkan saat ini nampak jelas Israel berencana untuk membalas serangan ratusan rudal dan drone Iran yang ditujukan terhadap Israel. Yang nyaris seutuhnya di tembak jatuh Israel dan sekutu-sekutunya. Teheran meluncurkan serangan Sabtu lalu sebagai respon atas dugaan serangan hawa Israel pada 1 April. Yang menewaskan para perwira militer di kedutaan besar Iran di ibu kota Suriah, Damaskus.

Baerbock menyebutkan eskalasi itu “tidak beruntung siapa pun, tidak beruntung bagi keamanan Israel, tidak bagi puluhan sandera yang masih ada di tangan Hamas, tidak bagi rakyat yang menderita di Gaza, tidak bagi banyak orang di Iran yang mereka sendiri menderita di bawah rezim di sana, dan tidak bagi negara-negara ketiga di kawasan yang hanya menghendaki hidup dalam damai.”

Israel menyebutkan wajib membalas untuk mempertahankan kredibilitasnya.

Presiden Iran Ebrahim Raisi, berkata pada parade militer tahunan di pinggiran kota Teheran, memperingatkan agar Israel tidak melakukan pembalasan, dengan menyebutkan Iran akan menindaklanjutinya dengan “tanggapan masif dan keras.”

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *